Tuesday, April 14, 2015

makalah PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM

TUGAS
PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM
Sumber daya alam alternatif yang terbaru

Description: E:\KAMPUS\LAPORAN LENGKAP KIMIA\LOGO BARU.png

Oleh

ALDI SAPUTRA
L 131 13 194








Jurusan Kehutanan
Fakultas Kehutanan

2015

BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang Masalah
Kebutuhan manusia terhadap energi semakin lama semakin meningkat. Energi yang digunakan saat ini berasal dari minyak bumi. Namun, eksploitasi yang berlebihan terhadap minyak bumi mengakibatkan persediaannya semakin menipis. Tuhan menganugrahkan pada manusia akal untuk berfikir. Dengan akal manusia inilah teknologi-teknologi baru ditemukan. Kemajuan teknologi juga telah sampai pada penggunaan energi alternatif sebagai pengganti sumber energi utama yang semakin sedikit jumlahnya . Dengan kemajuan teknologi dan banyaknya temuan baru mengenai energi alternatif, negara kita Indonesia berupaya untuk menggunakan energy alternatif tersebut sebagai sumber listrik ataupun bahan bakar.
Selain itu, sumber energi alternatif akan membatasi konsumsi sumber energi tak terbarukan seperti minyak bumi dan batubara, serta yang paling penting, mengurangi pencemaran lingkungan dan efek negatif pada sumber daya alam seperti air, udara, hutan, dan lain-lain.
Peningkatan penggunaan sumber energi alternatif pun akan menciptakan lapangan kerja baru sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi.
B.     Rumusan Masalah
1.      Pengertian Sumber energi alternatif?
2.      Sebutkan 5 sumber energi alternatif terbarukan?
3.      Sebutkan keuntungan dan kerugian dari masing-masing energi alternatif tersebut?
C.     Tujuan
Mengetahui Sumber daya alternatif yang terbaru dan mengetahui keuntungan dan kerugian dari sumber daya alternatif tersebut.



BAB II
PEMBAHASAN
A.     Pengertian Sumber Daya Alternatif
Energi alternatif adalah istilah yang merujuk kepada semua energi yang dapat digunakan yang bertujuan untuk menggantikan bahan bakar konvensional tanpa akibat yang tidak diharapkan dari hal tersebut. Umumnya, istilah ini digunakan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar hidrokarbon yang mengakibatkan kerusakan lingkungan akibat emisi karbon dioksida yang tinggi, yang berkontribusi besar terhadap pemanasan global berdasarkan Intergovernmental Panel on Climate Change. Selama beberapa tahun, apa yang sebenarnya dimaksud sebagai energi alternatif telah berubah akibat banyaknya pilihan energi yang bisa dipilih yang tujuan yang berbeda dalam penggunaannya.
Istilah "alternatif" merujuk kepada suatu teknologi selain teknologi yang digunakan pada bahan bakar fosil untuk menghasilkan energi. Teknologi alternatif yang digunakan untuk menghasilkan energi dengan mengatasi masalah dan tidak menghasilkan masalah seperti penggunaan bahan bakar fosil.
Oxford Dictionary mendefinisikan energi alternatif sebagai energi yang digunakan bertujuan untuk menghentikan penggunaan sumber daya alam atau pengrusakan lingkungan.
Ada banyak kontroversi tentang istilah ini dan bahkan saat ini definisi sumber energi alternatif sering dihubungkan dengan dua pendapat yang berbeda. Misalnya energi nuklir dianggap oleh beberapa pihak sebagai sumber energi alternatif sementara pihak lainnya mengatakan bahwa hanya sumber-sumber energi terbarukan yang nyata-nyata merupakan sumber energi alternatif. Situasi yang sama terjadi pada tenaga air karena beberapa pihak berpikir bahwa tenaga air merupakan sumber energi tradisional yang sama dengan bahan bakar fosil.
Untuk keluar dari kontroversi, sedapat mungkin kita menyebutkan kata energi alternatif untuk sumber energi alternatif yang paling umum yaitu energi surya, energi angin dan energi panas bumi. Sumber energi alternatif lain termasuk diantaranya adalah biomassa dan hidrogen.
Energi memanglah suatu hal yang sangatlah dibutuhkan dalam kehidupan ini. Rasanya tanpa adanya energi akan sangat sulit sekali bagi manusia untuk hidup, dalam dunia keseharian semuanya kita lakukan menggunakan energi. Contohnya saja kendaraan yang setiap hari kita gunakan, sadarkah anda bahwa kendaraan tersebut juga membutuhkan energi untuk bisa bergerak? Persoalan akan energi semakin hari semakin memburuk, seiring dengan menipisnya persediaan energi bahan bakar minyak maka manusia dituntut agar berfikir lebih keras memikirkan pengganti dari bahan bakar minyak.
Mungkin anda mengira bahwa Bahan Bakar Minyak (BBM) yang saat ini kita gunakan bukanlah jenis energi alternatif. Padahal BBM merupakan jenis energi alternatif. Dahulu manusia menggunakan minyak ikan paus sebagai Bahan Bakar Minyak, bayangkan setiap harinya terdapat ikan-ikan paus mati untuk diambil minyaknya guna sebagai bahan bakar. Seiring dengan berkembangnya waktu akhirnya manusia mampu menemukan energi alternatif minyak ikan paus, yakni minyak dari fosil. Akhirnya minyak ikan paus digantikan dengan minyak fosil. Akhir-akhir ini minyak dari fosil mulai menipis, dan akhirnya ditemukan lagi energi alternatif lain contohnya saja energi matahari.
B.     Macam-macam sumber daya alternatif
Adapun macam-macam sumber daya alternatif antara lain :
1.      Energi Biodiesel
Biodiesel merupakan bahan cair yang diformulasikan khusus untuk mesin diesel yang terbuat dari minyak nabati (bio-oil). Pemakaiannya tidak memerlukan modifikasi mesin dieselnya. Dengan komposisi campuran 5-20%, berbagai kendaraan mulai dari truk, bus, traktor, hingga mesin-mesin industri dapat menggunakan biodiesel ini. Biodiesel dapat dihasilkan dari tanaman yang mengandung asam lemak seperti kelapa sawit, jarak pagar, kelapa, sirsak, srikaya, dan kapuk. Biodiesel selain ramah lingkungan, harganya juga sangat murah. Biodiesel diprediksi dapat menggantikan posisi minyak bumi yang harganya mahal dan semakin langka.
2.      Energi Pasang Surut (Tidal Energy)
Pasang surut menggerakkan air dalam jumlah besar setiap harinya dan pemanfaatannya dapat menghasilkan energi dalam jumlah yang cukup besar. Dalam sehari bisa terjadi hingga dua kali siklus pasang surut. Oleh karena waktu siklus bisa diperkirakan (kurang lebih setiap 12,5 jam sekali), suplai listriknya pun relatif lebih dapat diandalkan daripada pembangkit listrik bertenaga ombak.
3.      Energi Air
Energi air dapat digunakan dalam bentuk gerak atau perbedaan suhu. Karena air ribuan kali lebih berat dari udara, maka aliran air yang pelan pun dapat menghasilkan sejumlah energi yang besar. Tenaga air yang memanfaatkan gerakan air biasanya didapat dari sungai yang dibendung. Pada bagian bawah dam tersebut terdapat lubang-lubang saluran air. Pada lubang-lubang tersebut terdapat turbin yang berfungsi mengubah energi kinetik dari gerakan air menjadi energi mekanik yang dapat menggerakan generator listrik. Energi listrik yang berasal dari energi kinetik air disebut "hydroelectric". Hydroelectric ini menyumbang sekitar 715.000 MW atau sekitar 19% kebutuhan listrik dunia. Selain sebagai PLTA, air juga bermanfaan untuk sarana transportasi, sarana wisata/rekreasi, dan sarana irigasi/pengairan.
4.      Energi Matahari
Matahari merupakan sumber energi yang tak habis-habisnya. Hidup kita di dunia ini hampir sepenuhnya berkat energi matahari, karena apa yang kita makan itu sebenarnya energinya berasal dari Matahari yang tersimpan dalam tumbuhan maupun hewan. Selain itu, berbagai jenis energi baik yang terbarukan maupun tak-terbarukan merupakan bentuk turunan dari energi matahari, baik secara langsung maupun tidak langsung.
5.      Energi Biogas
Biogas merupakan gas campuran metana (CH4), karbondioksida (CO2) dan gas lainnya yang didapat dari hasil penguraian material organik seperti kotoran hewan, kotoran manusia, dan tumbuhan oleh bakteri pengurai metanogen pada sebuah biodigester. Cara membuat biogas yaitu bahan dasar proses pembusukan atau penguraian (sisa-sisa jasad hidup, misalnya sampah pertanian seperti batang pohon jagung, jerami, sisa ampas kelapa, enceng gondok, akasia, dan sebagainya) dicampur dengan bahan yang mengandung bakteri pengurai (misalnya kotoran kerbau atau sapi). Kemudia kedua bahan itu diaduk bersama air. Proses penguraian berjalan optimal pada temperatur 35-37ยบ C. Adonan itu tidak boleh terlalu asam suifatnya, tetapi harus netral. Prosesnya harus dilakukan dalam keadaan tertutup rapat dan tidak boleh kemasukan udara. Adonan tadi ditaruh dalam suatu bejana dan diletakkan dalam tanah.
C.     Keuntungan dan kerugian Sumber daya alternatif
1.      Biodiesel
Keuntungan:
a.       Dihasilkan dari sumber daya energi terbarukan dan ketersediaan bahan bakunya terjamin.
b.      Cetane number tinggi (bilangan yang menunjukkan ukuran baik tidaknya kualitas solar berdasar sifat kecepatan bakar dalam ruang bakar mesin)
c.       Viskositas tinggi sehingga mempunyai sifat pelumasan yang lebih baik daripada solar sehingga memperpanjang umur pakai mesin
d.      Dapat diproduksi secara lokal
e.       Mempunyai kandungan sulfur yang rendah
f.        Menurunkan tingkat opasiti asap
g.       Menurunkan emisi gas buang
h.       Pencampuran biodiesel dengan petroleum diesel dapat meningkatkan biodegradibility petroleum diesel sampai 500 %.
Kerugian:
a.       Kandungan energi bio diesel diketahui 11 persen lebih kecil dari bahan bakar diesel yang berbasis minyak bumi. Ini berarti kapasitas pembangkit listrik dari mesin yang Anda gunakan akan menurun jauh ketika menggunakan Bio Diesel.
b.      Kelemahan kedua yang terdapat pada Bio Diesel adalah memiliki kualitas oksidasi yang buruk sehingga Bio Diesel dapat menyebabkan beberapa masalah masalah serius ketika disimpan. Bila disimpan untuk waktu yang lebih lama, Bio Diesel cenderung berubah menjadi gel (lihat minyak goreng yang disimpan di kulkas), yang dapat menyebabkan penyumbatan berbagai komponen mesin.
c.       Bio Diesel ini juga dapat mengakibatkan pertumbuhan mikroba, sehingga menyebabkan beberapa kerusakan pada mesin.
d.      Selain itu dampak paling serius yang dihadapi dengan penggunaan Bio Diesel adalah kelangkaan pangan akibat dialihkannya tanaman yang biasa dikonsumsi untuk dijadikan bahan bakar. Tanaman seperti tebu, jagung, kelapa sawit dan beberapa jenis komoditas lainnya cenderung mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan akibat dijadikan Bio diesel.
2.      Pembangkit listrik energi pasang surut
Keuntungan:
a.       Setelah dibangun, energi pasang surut dapat diperoleh secara gratis.
b.      Tidak menghasilkan gas rumah kaca ataupun limbah lainnya.
c.       Tidak membutuhkan bahan bakar.
d.      Biaya operasi rendah.
e.       Produksi listrik stabil.
f.        Pasang surut air laut dapat diprediksi.
g.       Turbin lepas pantai memiliki biaya instalasi rendah dan tidak menimbulkan dampak lingkungan yang besar.
Kerugian:
a.       Sebuah dam yang menutupi muara sungai memiliki biaya pembangunan yang sangat mahal, dan meliputi area yang sangat luas sehingga merubah ekosistem lingkungan baik ke arah hulu maupun hilir hingga berkilo-kilometer.
b.      Hanya dapat mensuplai energi kurang lebih 10 jam setiap harinya, ketika ombak bergerak masuk ataupun keluar.
3.      Hidroelektrisitas
Keuntungan:
Hydroelektrisitas adalah satu bentuk tenaga hidrodigunakan untuk memproduksi listrik .Kebanyakan tenaga hidroelektrik berasal darienergi potensialdari air yang dibendung dan menggerakkanturbin air dangenerator. Bentuk yang kurang umum adalah memanfaatkanenergi kinetik seperti tenaga  ombak. Selain untuk pembangkitan listrik,hydroelektrik sangat cocok untuk mendukung kegiatan pertanian dan perikanan,seperti untuk keperluan irigasi, aerasi tambak ikan, dan sebagainya. Selain itu Tidak ada bahan bakar yang dibutuhkan. Biaya listrik yang konstan. Tidak ada polusi udara dibuat.
Kerugian:
a.       Bendungan sangat mahal untuk membangun dan harus dibangun dengan standar yang tinggi.
b.      Tingginya biaya konstruksi bendungan berarti bahwa mereka harus beroperasi selama beberapa dekade menjadi menguntungkan.
c.       Banjir areal tanah berarti bahwa lingkungan alam ini hancur.
d.      Masyarakat yang tinggal di desa-desa dan kota-kota yang berada dilembah yang akan banjir, harus pindah. Ini berarti bahwa mereka kehilangan tanah pertanian mereka dan bisnis.
e.       Pembangunan bendungan besar dapat menyebabkan kerusakan geologi serius. Sebagai contoh, pembangunan Bendungan Hoover diAmerika Serikat memicu sejumlah gempa bumi dan telah tertekan permukaan bumi di lokasinya.
f.        Meskipun perencanaan modern dan desain bendungan yang baik,di bendungan lama terakhir telah diketahui melanggar. Hal ini mengakibatkan kematian dan banjir.
g.       Bendungan dibangun menghalangi kemajuan sungai di satu negara biasanya berarti bahwa pasokan air dari sungai yang sama di negara berikut ini di luar kendali mereka. Hal ini dapat menyebabkan masalah serius antara negara-negara tetangga.
h.       Hydro pembangkit listrik bisa dipengaruhi oleh kekeringan. Bila air tidak tersedia, pembangkit listrik tenaga air tidak bisa menghasilkan listrik.
4.      Pembangkit listrik Tenaga surya
Keuntungan:
a.       Energi yang terbarukan/ tidak pernah habis
b.      Bersih, ramah lingkungan
c.       Umur panel sel surya panjang/ investasi jangka panjang
d.      Praktis, tidak memerlukan perawatan
e.       Sangat cocok untuk daerah tropis seperti Indonesia
f.        Solar panel sebagai komponen penting pembangkit listrik tenaga surya, mengubah sinar matahari menjadi tenaga listrik. Umumnya kita menghitung maksimun sinar matahari yang diubah menjadi tenaga listrik sepanjang hari adalah 5 jam. Tenaga listrik pada pagi – sore disimpan dalam baterai, sehingga listrik dapat digunakan pada malam hari, dimana tanpa sinar matahari.
g.       Instalasi solar panel pembangkit listrik tenaga surya adalah ramah lingkungan, dan sangat menjanjikan. Sebagai salah satu alternatif untuk menggantikan pembangkit listrik menggunakan uap (dengan minyak dan batubara). Perkembangan teknologi dalam membuat solar panel yang lebih baik dari tingkat efisiensi, pembuatan aki yang tahan lama, dan pembuatan alat elektronik yang dapat menggunakan Direct Current.
Kerugian:
Pada saat ini penggunaan tenaga matahari (solar panel) masih dirasakan mahal karena tidak adanya subsidi. Listrik yang kita gunakan saat ini sebenarnya adalah listrik bersubsidi. Bayangkan pengusahaan/ penambangan minyak tanah, batubara (yang merusak lingkungan), pembuatan pembangkit tenaga listrik uap, distribusi tenaga listrik, yang semuanya dibangun dengan biaya besar.
5.      Biogas
Keuntungan:
Biogas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik sangat populer digunakan untuk mengolah limbah biodegradable karena bahan bakar dapat dihasilkan sambil menghancurkan bakteri patogen dan sekaligus mengurangi volume limbah buangan. Metana dalam biogas, bila terbakar akan relatif lebih bersih daripada batu bara, dan menghasilkan energi yang lebih besar dengan emisi karbon dioksida yang lebih sedikit. Pemanfaatan biogas memegang peranan penting dalam manajemen limbah karena metana merupakan gas rumah kaca yang lebih berbahaya dalam pemanasan global bila dibandingkan dengan karbon dioksida. Karbon dalam biogas merupakan karbon yang diambil dari atmosfer oleh fotosintesis tanaman, sehingga bila dilepaskan lagi ke atmosfer tidak akan menambah jumlah karbon diatmosfer bila dibandingkan dengan pembakaran bahan bakar fosil. Saat ini, banyak negara maju meningkatkan penggunaan biogas yang dihasilkan baik dari limbah cair maupun limbah padat atau yang dihasilkan dari sistem pengolahan biologi mekanis pada tempat pengolahan limbah.
Kerugian:
Kadang-kadang timbul kebocoran, karena porositas dan retak-retak, tekanan gasnya berubah-ubah karena tidak ada katup tekanan. Konstruksi pada drum agak rumit. Biasanya drum terbuat dari logam (besi), sehingga mudah berkarat, akibatnya pada bagian ini tidak begitu awet (sering diganti). Bahkan jika digesternya juga terbuat dari drum logam (besi), digeseter tipe ini tidak begitu awet.



BAB III
KESIMPULAN
Energi alternatif adalah istilah yang merujuk kepada semua energi yang dapat digunakan yang bertujuan untuk menggantikan bahan bakar konvensional tanpa akibat yang tidak diharapkan dari hal tersebut.
Macam – macam sumber daya alternatif seperti Energi Biodiesel, Energi Pasang Surut (Tidal Energy), Energi Air, Energi Matahari, Energi Biogas
Istilah "alternatif" merujuk kepada suatu teknologi selain teknologi yang digunakan pada bahan bakar fosil untuk menghasilkan energi. Teknologi alternatif yang digunakan untuk menghasilkan energi dengan mengatasi masalah dan tidak menghasilkan masalah seperti penggunaan bahan bakar fosil.





DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2014. Makalah energi alternatif, Tersedia : http://furotul29.blogspot.com

Anonim. 2013. Macam-macam Energi Alternatif dan Contohnya, [Online]. Tersedia: http://www.miung.com.

MAKALAH EKOLOGI HUTAN Pengaruh Hutan Terhadap Nilai Air

MAKALAH
EKOLOGI HUTAN
Pengaruh Hutan Terhadap Nilai Air




Oleh :

ALDI SAPUTRA
L 131 13 194









JURUSAN KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN

2015

BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Ilmu ekologi pada dasarnya menjelaskan hubungan antara organisme -tumbuhan maupun hewan- dengan lingkungannya. Sifat setiap benda hidup dimengerti dari segi hubungannya. Bukan hanya dengan alam secara fisik -termasuk tanah, air dan iklim- tetapi juga dengan benda hidup lain dalam suatu pola saling ketergantungan yang dinamakan ekosistem. Contoh ekosistem dari Kalimantan adalah hutan hujan tropis, hutan mangrove, sungai, lahan basah gambut, dll.
Ekosistem-ekosistem digolongkan ke dalam kategori lebih besar yaitu biom yang umumnya diidentifikasikan dari vegetasi yang mencirikannya. Hutan tropis, gurun, padang rumput, merupakan contoh biom. Biom merupakan unit ekologis terbesar di dalam biosfer. Biosfer itu adalah seluruh lingkungan hidup di planet bumi.
Hutan adalah suatu wilayah luas yang ditumbuhi pepohonan, termasuk juga tanaman kecil lainnya seperti, lumut, semak belukar, dan bunga liar. Ditambah dengan beberapa jenis burung, serangga, dan binatang lainnya yang menghuni hutan tersebut. Berjuta-juta makhluk hidup yang hanya dapat dilihat dibawah microskop juga menghuni hutan.
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud hutan kerangas dan Ciri-cirinya?
2.      Sebukan dan Jelaskan Jenis-jenis hutan kerangas?
3.      Sebutkan Manfaat hutan kerangas?
C.     Tujuan
Mengetahui pengertian hutan kerangas dan ciri-ciri hutan kerangas. Mengetahui jenis-jenis hutan kerangas dan manfaat hutan kerangas.



BAB II
PEMBAHASAN
A.     Pengertian Dan Ciri-ciri Hutan Kerangas.
1.      Pengertian Hutan Kerangas.
Hutan kerangas atau keranggas ditemukan di daerah yang sangat kering, dengan tanah berpasir yang sangat miskin nutrisi ("keranggas" adalah bahasa penduduk Iban untuk "tanah yang tak akan menumbuhkan beras"). Hutan-hutan ini dicirikan oleh pepohonan spesies tertentu yang toleran terhadap buruknya kondisi tanah, yang juga mengandung asam, dan sangat tidak bisa dibandingkan dengan hutan hujan pada umumnya. Hutan heath juga memiliki keanekaragaman hayati yang lebih sedikit dibandingkan dengan wilayah tumbuhan tropis lainnya. MacKinnon et al. (1997) memperkirakan bahwa dulunya Borneo pernah memiliki 6.668.200 hektar hutan heath. Saat ini luasnya sudah sangat berkurang hingga Bank Dunia memperkirakan bahwa hampir tak akan ada hutan heath lagi di Borneo pada tahun 2010.
2.      Ciri-ciri Hutan Kerangas
Umumnya tumbuh diatas tanah podsol, tanah pasir dan keras yang sarang, miskin hara dan pH rendah. Ciri umum ekosistem ini antara lain adalah : 1) Iklim selalu basah; 2) Tanah pasir, podsol; dan 3) Tanah rendah rata.
Tanah podsolik merupakan tanah yang memiliki tingkat kesuburan sedang. Tanahnya berwarna merah atau kekuning-kuningan. Tanah podsolik mempunyai karakteristik tekstur yang lempung atau berpasir dengan PH rendah serta memiliki kandungan unsur aluminum dan besi yang tinggi.
Tanah podsolik pada umumnya terletak pada daerah yang memiliki iklim basah dengan curah hujan lebih dari 2500 mm per tahun dan banyak terdapat di daerah-daerah dengan topografi pegunungan.
Karakteristik lain yang dapat ditemui pada tanah podsolik adalah daya simpan unsur hara sangat rendah karena bersifat lempung yang beraktivitas rendah, kejenuhan unsur basa seperti K, Ca, dan Mg, rendah sehingga tidak memadai untuk tanaman semusim, kadar bahan-bahan organik rendah dan hanya terdapat di permukaan tanah saja, dan penyimpanan air sangat rendah sehingga mudah mengalami kekeringan.
Perbaikan sifat fisika tanah ini dapat ditanggulangi dengan perbaikan sifat ketahanan daya penyimpanan air. Sementara itu, perbaikan sifat kimiawinya bisa dilakukan dengan memperbaiki kandungan unsur hara yang ada dalam tanah.
Tipe hutan ini berada di tekstur tanah kasar dan tanah yang bersifat asam. Di wilayah hutan ini, kantung semar (Nepenthes spp) dapat dijumpai dengan mudah.
B.     Jenis-Jenis Hutan Kerangas.
Hutan kerangan dibedakan menjadi dua berdasarkan kandungan pasirnya yaitu hutan kerangas moderat dan kerangas Ekstrim yaitu :
a.       Hutan Kerangas Moderat.
Hutan kerangas moderat merupakan hutan kerangas dimana tanahnya bercampur dengan kandungan pasir secara seimbang atau lebih banya kandungan pasir. derajat kesarangan tanah kurang sehingga kelembapan tanah relatif tinggi, kandungan bahan organik tanah lebih tinggi dibandingkan kerangas ekstrim, sebab pencucian hampir seluruh lantai hutan ditutupi lumut(permadani hijau). hutan kerangas moderat kaya akan epifit tetapu miskin jenis pohon. Hutan kerangas moderat hampir seluruh lantai hutan ditutupi lumut miskin jenis pohon tapi kaya epiphit.
b.      Hutan Kerangas Ekstrim.
Hutan kerangas ekstrim mempunyai kandungan pasir atau kwarsa lebih tinggi di bandingkan liat, malah hampir atau seluruhnya pasir mulai dari permukaan sampai beberapa belas meter ke dalam tanah. di bawahnya terdapat lapisan kedap air berupa batu-batuan/cadas, hampir tidak ada dijumpai pohon-pohon besar ( tergakan kerdil dan jarang). belukarnya lebat karena tegakan pohonya jarang sehingga cahaya matahari menyinari penuh di lantai-lantai hutan, jenis tanaman kantong semar sangat berlimpah. Hutan kerangas ekstrim mempuyai kandungan pasir tinggi sehingga berupa belukar lebat dan jenis tanaman kantong semar sangat berlimpah.
C.     Manfaat Hutan Kerangas.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Kissinger et al (2013), sekurang-kurangya terdapat 36 jenis tumbuhan dari hutan kerangas yang dapat digunakan sebagai bahan pengobatan.  Disebabkan tempat tumbuh yang ekstrim, tumbuhan yang hidup di hutan kerangas telah menjelma menjadi suatu komunitas vegetasi spesifik dan berpotensi dalam menghasilkan metabolit sekunder yang menjadi dasar sebagai tanaman bahan pengobatan.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Harini et. al, beberapa tumbuhan hutan kerangas yang telah dimanfaatkan untuk khasiat obat diantaranya jungharab (Baeckea frutescens), kantong semar (Nepenthes spp.), tabat barito (Ficus deltoidea), dan senduduk (Melastoma malabathricum).



BAB III
PENUTUP
A.     Kesimpulan.
Hutan kerangas moderat merupakan hutan kerangas dimana tanahnya bercampur dengan kandungan pasir secara seimbang atau lebih banya kandungan pasir. derajat kesarangan tanah kurang sehingga kelembapan tanah relatif tinggi, kandungan bahan organik tanah lebih tinggi dibandingkan kerangas ekstrim, sebab pencucian hampir seluruh lantai hutan ditutupi lumut(permadani hijau). hutan kerangas moderat kaya akan epifit tetapu miskin jenis pohon.
Hutan kerangas ekstrim mempunyai kandungan pasir atau kwarsa lebih tinggi di bandingkan liat, malah hampir atau seluruhnya pasir mulai dari permukaan sampai beberapa belas meter ke dalam tanah. di bawahnya terdapat lapisan kedap air berupa batu-batuan/cadas, hampir tidak ada dijumpai pohon-pohon besar ( tergakan kerdil dan jarang). belukarnya lebat karena tegakan pohonya jarang sehingga cahaya matahari menyinari penuh di lantai-lantai hutan, jenis tanaman kantong semar sangat berlimpah



DAFTAR PUSTAKA
Gusti M. Hatta.2007. Distribusi kantong semar di hutan kerangas berdasarkan aspek lingkungan vegetasi dan tanah. Universitas Lambung mangkurat.

https://wahyukdephut.wordpress.com/2009/01/31/ekosistem-rusak-vs-kehidupan-manusia/
Diakases pada tanggal 16 Maret 2015. Pukul 17.36 WITA

http://forestryindonesia.blogspot.com/2012/03/hutan-kerangas.html
Diakases pada tanggal 16 Maret 2015. Pukul 17.43 WITA



MAKALAH TEKNOLOGI HASIL HUTAN PENGAWETAN PADA KAYU JABON

TEKNOLOGI HASIL HUTAN
PENGAWETAN PADA KAYU JABON


Description: C:\Users\ALDI SAPUTRA&WAHYUNI\Documents\LOGO BARU.png


Oleh :
Kelompok 7
 
















JURUSAN KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN

2014

A.     Kayu Jabon.
Kayu Jabon (Neolamarckia cadamba) dimasukkan ke dalam kelas awet V, demikian juga berdasarkan percobaan kuburan jenis kayu ini termasuk kelas awet V. Daya tahannya terhadap kayu kering termasuk kelas II. Sedangkan daya tahannya terhadap jamu pelapuk kayu termasuk kelas IV-V.  Keterawetan kayu Jabon termasuk kelas sedang. Ciri - ciri Kayu Jabon antara lain ; kayu berwarna putih semu-semu kuning muda, kuning terang, kuning semu-semu gading.  Kesan raba Permukaan kayu licin atau agak licin. Permukaan kayu jelas mengkilap atau agak mengkilap (redup). Tekstur kayu bagus (agak halus sampai agak kasar), arah serat lurus, kadang-kadang agak berpadu, menghasilkan permukaan kayu yang halus. Kayu tidak berbau. Mata kayu sedikit karena percabangan kurang (batangnya bebas cabang sampai 60%). Mudah dikeringkan, mudah dipotong dan diketam, mudah dipaku, dibor dan dilem.Penyusutan kayu rendah, Penyusutan radial 0,8% dan penyusutan tangensial 2,1%.
Kayunya tidak bobok oleh serangga, sehingga sangat mungkin dimanfaatkan oleh industri kayu.
Kegunaan Kayu Jabon
·        Kayu jabon dapat dibuat sebagai bahan bangunan non-konstruksi, mebeler,
·        Papan, Cetakan beton, Alas sepatu.
·        Dapat di gunanan sebagai kontruk darurat ringan yang bersifat sementara (jangka waktu pendek) mengingat kayu jabon termasuk kelas awet IV-V yang tidak tahan terlalu lama apalagi bila di luar ruangan (kayu jabon tidak cocok untuk kontruksi bangunan permanen).
·        Cocok untuk bahan baku kertas (pulp) serat pendek yang memproduksi kertas kualitas sedang, dikarenakan mempunyaisifat kimia yaitu memiliki kandungan selulosa cukup tinggi ± 52.4% dan panjang serat 1.979.
·        Bahan untuk membuat batang korek api, Slet (pinsil), sumpit sebab kayu jabon ringan, serat lebih halus sehingga mudah pengejaan sewaktu di olah menggunakan mesin atau sewaktu masuk kemesin pengolahan.
·        Sebagai bahan kerajinan tangan berupa hiasan atau mainan karena sifat kayu yang lunak, serat lebih halus hingga mudah dalam pengerjaaan.
·        Sebagai Peti pembungkus, peti kemas atau paking box, karena mempunyai keteguhan gesek, keteguhan pukul dan cukup ringan.
·        Sebagai veneer atau bahan baku kayu lapis (plywood / tripleks) karena memiliki serat yang harus, berat kayu tergolong ringan, pada umumya bentuk batang silindris sehinnga tidak bayak bahan yang terbuang sewaktu masuk mesin rotary (pengupasan) dan mempunyai tingkat keuletan sehigga veneer yang di hasilkan tidak mudah robek atau patah mengingat panjang serat cukup tinggi. Perekatan venir kayu jabon dengan urea formal dehide menghasilkan kayu lapis yang memenuhi persyaratan standar Indonesia, Jepang dan Jerman. seperti yang di gunakan oleh perusahaan plywood di kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

B.     Pengawetan kayu jabon.
Bagian penting untuk menjaga kualitas kayu jabon adalah pengolahan. Prinsip dasar pengelolahan kayu jabon ada tiga macam, yaitu pengeringan, pengawetan, dan beragam pemanfaatan.
Pengeringan kayu adalah proses penurunan kadar air kayu sampai mencapai kadar air lingkungan tertentu atau kadar air yang sesuai dengan kondisi udara di mana kayu tersebut ditempatkan . Pengeringan kayu dibagi menjadi dua kelompok, yang meliputi pengeningan secara alami (natural drying) dan pengeringan secara buatan (artificial drying). Pengeringan alami adalah suatu metode pengeringan dimana unsur unsur alam mernegang peranan yang penting. Unsur unsur tersebut meliputi panas yang berasal darl matahari, peredaran udara karena adanya hembusan angin, dan kelembaban relatif udara yang ada. Pengeringan buatan adalah suatu metode pengeringan dimana unsur unsur yang berupa hasil budidaya manusia memegang peranan yang terbesar dalam proses pengeringan yang bersangkutan (Yudodibroto, 1982).
Pengeringan kayu dilakukan karena penggunaan. Kayu secara komersial selalu menghendaki pengurangan kadar air yang terdapat di dalam kayu, sedangkan tinggi rendahnya kadar air atau tujuan kadar air tergantung dengan penggunaan kayu tersebut, umur pakai dan kekuatan kayu akan bertambah bila kayu dikeringkan terlebih dahulu, bahkan bila kadar air kayu dibawah 20%, mikrobia pembusuk dan penyebab noda akan sulit hidup pada kayu tersebut. Untuk kayu bangunan pada umumnya pengeringan kayu cukup hanya sampai kering udara saja dengan kadar air 12 19% untuk perkakas interior seperti meubel dan barang kerajinan yang memerlukan kadar air rendah dari kering udara, pengeringan secara alarni efektif untuk mengeringkan kayu sampai kadar air kering udara untuk kayu perkakas interior harus dikeringkan dengan menggunakan tanur pengering.
Pada umumnya dalam penggunaannya, kayu harus dikeringkan terlebih dahulu. Alasan dilakukannya pengeringan kayu antara lain :
1)      Penyusutan pada produk yang menggunakan kayu yang dikeringkan akan berkurang, pembengkokan dan belah ujung dapat dihindarkan
2)      Kayu terlindung dari serangan jamur pembusuk dan jamur pewarna, sehingga kayu akan lebih awet. Tingginya temperatur pada pengeringan tanur membunuh jamur dan insekta yang hidup dalam kayu
3)      Pengeringan pada kayu menghasilkan kekuatan pada kayu yang lebih tinggi, dengan asumsi tidak terjadi cacat khususnya belah ujung. Selain itu, kuat pegang paku terhadap kayu akan semakin meningkat.
4)      Meningkatkan kualitas hasil pengecatan dan proses pengerjaan akhir.
5)      Berat kayu berkurang sehingga biaya transportasi bisa lebih rendah.

Cara Pengawetan pada kayu jabon
a.       Pengeringan

1.      Alami
Umumnya, kayu jabon sangat mudah diserang oleh jamur  blue stain. Oleh karena itu, kayu jabon harus segera dikerjakan atau diberi perlakuan pengeringan dalam waktu 48 jam di udara terbuka atau Pengeringan dibawah sinar matahari langsung. Kayu jabon termasuk jenis kayu yang mudah dikeringkan dan dikerjakan, tetapi dengan sedikit cacat berupa pecah dan retak ujung serta sedikit mencekung. Dengan pengeringan alami, untuk menurunkan kadar air kayu dari 82% menjadi 14% kayu dengan ketebalan papan 2,5 cm membutuhkan 38 hari.
Cara lain, metode pengasapan yang ramah lingkungan. Caranya, kayu dimasukkan dalam ruangan tertutup yang dialiri asap sisa pembakaran  arang selama 1 – 3 minggu. ‘Asap mengandung fenol yang mampu mengawetkan kayu. Cara ini meningkatkan kualitas kayu, satu – dua kelas lebih tinggi,’ kata ahli kimia kayu dari  Jurusan Teknologi Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan IPB,
2.      Buatan
pengeringan yang dilakukan di dalam dapur pengering dianjurkan mengatur suhunya pada 57-76,5oC dengan kelembapan nisbi 70-30%. Hasil pengujian sifat pemesinan menunjukan bahwa kayu jabon akan memberikan hasil yang terbaik saat di bentuk, dibuat lubang persegi, dan diamplas. Sementara akan memberikan hasil yang sedang  bila diserut, dibor, atau dibubut.
b.      Kimia
Proses lain dengan pengawetan kayu jabon secara kimia dengan mereaksikan acetic anhydride (CH3CO)2O pada selulosa kayu. Teknologi ini ramah lingkungan karena pascareaksi, (CH3CO)2O akan terikat oleh selulosa dan tak akan luntur jika kayu dipegang atau tercuci oleh air.