Showing posts with label MAKALAH KEHUTANAN. Show all posts
Showing posts with label MAKALAH KEHUTANAN. Show all posts

Saturday, May 9, 2015

MAKALAH DASAR-DASAR MANEJEMEN KEHUTANAN

BAB I
PENDAHULUAN
1.1         Latar Belakang
Fungsi pengawasan merupakan fungsi yang terakhir dari proses manajemen. Fungsi ini mempunyai kaitan erat dengan keempat fungsi manajemen lainnya. Melalui fungsi pengawasan, srandar keberhasilan program yang dituangkan dalam bentuk target, prosedur kerja dan sebagainya harus selalu dibandingkan dengan hasil yang telah dicapai atau yang mampu dikerjakan oleh staf. Fungsi pengawasn bertujuan agar penggunaan sumber daya, dapat lebuh diefisiensikan, dan tugas-tugas staf untuk mencapai tujuan program dapat kebih diefektifkan.

1.2         Rumusan Masalah
1.      Jelaskan pengertian fungsi pengawasan?
2.      Sebutkan manfaat, proses, objek, dan jenis-jenis pengawasan?
3.      Jelaskan prinsip pokok dari fungsi pengawasan?

1.3         Tujuan
Setelah anda membaca makalah ini,
1.      Pengawasan dan pengendalian sebagai salah satu fungsi manajemen.
2.      Pengertian tentang proses suatu pengawasan.
3.      Hubungan fungsi pengawasan dan fungsi manajemen lainnya.
4.      Cara mendapatkan data untuk fungsi pengawasan.
5.      Faktor-faktor penting yang memengaruhi fungsi pengawasan.
  



BAB II
PEMBAHASAN
2.1       Pengertian Manajemen dan Manajer
Istilah manajemen mengandung tiga pengertian, yaitu pertama, manajemen sebagai suatu proses; kedua, manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen; dan ketiga, manajemen sebagai suatu “seni” (art) dan sebagai suatu “ilmu.”.

Bila kita perhatikan ketiga definisi di atas, maka akan segera tampak bahwa ada tiga pokok penting dalam definisi-definisi tersebut, yaitu pertama adanya tujuan yang ingin dicapai; kedua tujuan dicapai dengan mempergunakan kegiatan orang lain; ketiga, kegiatan-kegiatan orang lain itu harus dibimbing dan diawasi.

Manajer adalah pejabat yang bertanggungjawab atas terselenggaranya aktivitas-aktivitas manajemen agar tujuan unit yang dipimpinnya tercapai dengan menggunakan bantuan orang lain.

Pada umumnya, kegiatan-kegiatan dan aktivitas-aktivitas manajer itu adalah planning, organizing, staffing, dan controlling. Ini sering pula disebut dengan istilah proses manajemen, fungsi-fungsi manajemen, bahkan ada yang menyebutnya unsur-unsur manajemen.

Menurut pengertian yang ketiga, merupakan pengertian yang klasik menyebutkan bahwa manajemen adalah ilmu atau seni tentang bagaimana menggunakan sumber daya secara efisien, efektif, dan rasional untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Untuk mencapai tujuan para manajer menggunakan apa yang dikenal sebagai 6 M. Dengan kata lain sarana atau tools atau alat manajemen untuk mencapai tujuan adalah men, money, materials, machines, methods, dan markets. Semuanya disebut sumber daya. Sarana penting atau sarana utama dari setiap manajer untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu adalah manusia.

Berbagai macam aktivitas yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan dan aktifitas itu dapat kita tinjau dari sudut proses seperti planning, organizing, actuating, controlling dan evaluation. Disini yang akan dikupas adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan controlling atau dengan istilah lain yaitu: pengawasan dan pengendalian (wasdal).

2.2       Fungsi controlling (pengawasan dan pengendalian)
Controlling atau pengawasan dan pengendalian (wasdal) adalah proses untuk mengamati secara terus menerus pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana kerja yang sudah disusun dan mengadakan koreksi jika terjadi.
Controlling atau pengawasan adalah fungsi manajemen dimana peran dari personal yang sudah memiliki tugas, wewenang dan menjalankan pelaksanaannya perlu dilakukan pengawasan agar supaya berjalan sesuai dengan tujuan, visi dan misi perusahaan. Pengawasan merupakan fungsi manajemen yang tidak kalah pentingnya dalam suatu organisasi. Semua fungsi manajemen yang lain, tidak akan efektif tanpa disertai fungsi pengawasan. Dalam hal ini, Louis E. Boone dan David L. Kurtz (1984) memberikan rumusan tentang pengawasan sebagai: “the process by which manager determine wether actual operation are consistent with plans”.

Sementara itu, Robert J. Mocker sebagaimana disampaikan oleh T. Hani Handoko (1995) mengemukakan definisi pengawasan yang di dalamnya memuat unsur esensial proses pengawasan, bahwa: “pengawasan manajemen adalah suatu usaha sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan – tujuan perencanaan, merancang sistem informasi umpan balik, membandingkan kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya, menentukan dan mengukur penyimpangan-penyimpangan, serta mengambil tindakan koreksi yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusahaan dipergunakan dengan cara paling efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan-tujuan perusahaan.”

Dengan demikian, pengawasan merupakan suatu kegiatan yang berusaha untuk mengendalikan agar pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan memastikan apakah tujuan organisasi tercapai. Apabila terjadi penyimpangan di mana letak penyimpangan itu dan bagaimana pula tindakan yang diperlukan untuk mengatasinya.

Selanjutnya dikemukakan pula oleh T. Hani Handoko bahwa proses pengawasan memiliki     lima tahapan, yaitu:
a)      Penetapan standar pelaksanaan
b)      Penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan
c)      Pengukuran pelaksanaan kegiatan nyata
d)      Pembandingan pelaksanaan kegiatan dengan standar dan penganalisaan penyimpangan-   penyimpangan
e)      Pengambilan tindakan koreksi, bila diperlukan.

2.3       Manfaat Pengawasan
Bila fungsi wasdal dilaksanakan dengan tepat, organisasi akan memperoleh manfaat berupa:
·        Dapat mengetahui sejauh mana program sudah dilaukan oleh staf, pakah sesuai dengan standar atau rencana kerja, apakah sumberdaya telah digunakan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Fungsi wasdal akan meningkatkan efisiensi kegiatan program.
·        Dapat mengetahui adanya penyimpangan pada pemahaman staf dalam melaksanakan tugas-tugasnya.
·        Dapat mengetahui apakah waktu dan sumber daya lainnya mencukupi kebutuhan dan telah dimanfaatkan secara efisien.
·        Dapat mengetahui sebab-sebab terjadinya penyimpangan
·        Dapat mengetahui staf yang perlu diberikan penghargaan, dipromosikan atau diberikan pelatihan lanjutan.

2.4       Proses pengawasan
Terdapat tiga langkah penting dalam proses pengawasan manajerial yaitu:
·        Mengukur hasil/prestasi yang telah dicapaioleh staf atau organisasi
·        Membandingkan hasil yang telah dicapai dengan tolok ukur.
·        Memperbaiki penyimpangan-penyimpangan yang terjadi sesuai dengan faktor-faktor penyebabnya, dan menggunakan, dan menggunakan faktor tersebut untuk menetapkan langkah-langkah intervensi.

2.5       Obyek Pengawasan
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan manajerial, ada lima jenis obyek yang perlu dijadikan sasaran pengawasan.
·        Obyek yang menyangkut kuantitas dan kualitas barang atau jasa. Pengawasan ini bersifat fisik.
·        Keuangan
·        Pelaksanaan program dilapangan
·        Obyek yang bersifat strategis
·        Pelaksanaan kerja sama dengan sektor lain yang terkait.

2.6       Jenis-jenis Pengawasan
Adapun jenis-jenis dari pengawasan yaitu:
·        Pengawasan fungsional (struktural). Fungsi pengawasan ini melekat pada seseorang yang menjabat sebagai pimpinan lembaga.
·        Pengawasan publik. Pengawasan ini dilakukan oleh masyarakat.
·        Pengawasan non fungsional. Pengawasan ini biasanya dilakukan oleh badan-badan yag diberikan wewenang untuk melakukan pengawasan seperti DPR, BPK, KPK, dan lain-lain.

2.7       Prinsip Pokok
Fungsi pengawasan adalah aktivitas yang mengusahakan agar pekerjaan-pekerjaan terlaksana sesuai dengan rencana yang ditetapkan atau hasil yang dikehendaki. Untuk dapat menjalankan pengawasan, perlu diperhatikan 2 prinsip pokok, yaitu:
·        Adanya Rencana
·        Adanya instruksi-instruksi dan pemberian wewenang kepada bawahan.

            Dalam fungsi pengawasan tidak kalah pentingnya adalah sosialisasi tentang perlunya disiplin, mematuhi segala peraturan demi keselamatan kerja bersama. Sosialisasi perlu dilakukan terus menerus, karena usaha pencegahan adalah penting untuk mendapat perhatian.

Pengawasan dan pengendalian (controlling) sebagai fungsi manajemen bila diikerjakan dengan baik, akan menjamin bahwa semua tujuan dari setiap orang atau kelompok konsisten dengan tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Hal  ini membantu menyakinkan bahwa tujuan dan hasil tetap konsisten satu sama lain dengan dalam organisasi. Proses pengendalian mulai dengan perencanaan dan pembangunan tujuan penampilan kerja.

Tujuan penampilan didefinisikan dan standar-standar untuk mengukurnya disusun. Ada 2 tipe standar:
ร˜  Standar out-put (keluaran): mengukur hasil-hasil tampilan dalam istilah kuantitas, kualitas, biaya atau waktu.
ร˜  Standar in-put (masukan):  mengukur usaha-usaha kerja yang masuk ke dalam tugas penampilan.

Kompensasi dan keuntungan dari sistem pengawasan yang baik adalah:
ร˜  Akan menarik orang berbakat dan mempertahankannya di dalam organisasi.
ร˜  Memotivasi orang untuk menggunakan usaha maksimum dalam pekerjaannya.
ร˜  Menyadarkan nilai dari kontribusi penampilannya.




BAB III
PENUTUP

3.1         Kesimpulan
Berdasarkan dari pembahasan makalah kami, dapat disimpulkan bahwa controlling atau pengawasan adalah fungsi manajemen dimana peran dari personal yang sudah memiliki tugas, wewenang dan menjalankan pelaksanaannya perlu dilakukan pengawasan agar supaya berjalan sesuai dengan tujuan, visi dan misi perusahaan. Pengawasan merupakan fungsi manajemen yang tidak kalah pentingnya dalam suatu organisasi. Semua fungsi manajemen yang lain, tidak akan efektif tanpa disertai fungsi pengawasan. Dan pelaksanaan pengawasan dalam manajemen dibutuhkan manajer.

3.2         Saran
 Untuk itu kami mengharapkan masukan kepada pembaca demi perbaikan penyusunan selanjutnya. Dan semoga dengan makalah ini dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya untuk membantu kelancaran perkuliahan.


Wednesday, April 15, 2015

MAKALAH Sifat – Sifat Fisik Kayu Durian

MAKALAH
SIFAT FISIK DAN KIMIA KAYU
Sifat – Sifat Fisik Kayu Durian


Description: C:\Users\ALDI SAPUTRA&WAHYUNI\Documents\LOGO BARU.png




Oleh :

Aldi Saputra
L131 13 194










JURUSAN KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS TADULAKO
2015
BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar belakang
Kayu durian berasal dari pohon durian yang tumbuh dan banyak ditemukan di daerah yang beriklim tropis. Secara global, tanaman ini banyak tersebar di beberapa kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Kamboja, dan Laos.
Negara-negara di kawasan Asia tenggara memiliki kondisi iklim dan curah hujan yang cocok dan sangat mendukung bagi pertumbuhan tanaman durian. Dan untuk di Indonesia, tanaman yang termasuk ke dalam famili Bombaceae dan memiliki nama botani Durio sp, Coelostegia sp, Neesia sp ini memiliki daerah persebaran yang merata hampir di seluruh daerah di Indonesia. Sedangkan di filipina, ada daerah yang menjadi pusat penghasil durian, yaitu daerah Davao di pulau Mindanao. Bahkan di Davao City, kabarnya setiap tahun diadakan festival Kadayawan yaitu perayaan tahunan untuk durian.

B.     Rumusan Masalah
1.      Deskripsi Pohon durian
2.      Sifat – sifat fisik kayu durian ?

C.     Tujuan
Mengetahui sifat-sifat fisik kayu durian seperti berat dan berat jenis kayu, tingkat keawetan, warna, tekstur, arah serat, kesan raba, bau dan rasa, nilai dekoratif, sifat fisik terhadap suara, sifat fisik terhadap panas, dan sifat fisik terhadap listrik.



BAB II
PEMBAHASAN
A.     Pohon Durian.
Kayu durian berasal dari pohon durian yang tumbuh dan banyak ditemukan di daerah yang beriklim tropis. Secara global, tanaman ini banyak tersebar di beberapa kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Kamboja, dan Laos. Selain di Asia Tenggara, tanaman durian juga banyak tumbuh di India dan Sri Lanka. Khusus di kawasan Asia Tenggara, beberapa negara di kawasan tersebut membudidayakan tanaman durian secara intensif untuk diambil buah dan kayunya. Seperti halnya di Thailand, di negara tersebut, pohon durian dibudidayakan dengan sangat intensif yakni dikelola secara serius dalam bentuk perkebunan.
Negara-negara di kawasan Asia tenggara memiliki kondisi iklim dan curah hujan yang cocok dan sangat mendukung bagi pertumbuhan tanaman durian. Dan untuk di Indonesia, tanaman yang termasuk ke dalam famili Bombaceae dan memiliki nama botani Durio sp, Coelostegia sp, Neesia sp ini memiliki daerah persebaran yang merata hampir di seluruh daerah di Indonesia. Sedangkan di filipina, ada daerah yang menjadi pusat penghasil durian, yaitu daerah Davao di pulau Mindanao. Bahkan di Davao City, kabarnya setiap tahun diadakan festival Kadayawan yaitu perayaan tahunan untuk durian.
Pohon penghasil kayu durian ini dapat tumbuh dengan tinggi mencapai 30-50 m, panjang batang bebas cabang 15-30 m, dan diameter batang mencapai 150 cm. Pohon durian memiliki kulit luar berwarna coklat sampai merah tua, kasar dan mengelupas tidak teratur. Pohon durian bercabang banyak. Pohon durian memiliki tajuk berbentuk kerucut.
Pohon durian menghasilkan buah yang memiliki ukuran relatif besar dan berduri tetapi memiliki cita rasa dan aroma yang khas. Buah tersebut dikenal dengan nama buah durian. Buah durian berbentuk lonjong dan memiliki kulit yang berduri. Dan yang terakhir, pohon ini memiliki akar yang kuat yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya erosi. Selain dikenal sebagai penghasil buah, pohon durian juga dikenal sebagai salah satu pohon tropis penghasil kayu, yaitu yang dikenal dengan nama kayu durian. Kayu durian tergolong jenis kayu yang relatif ringan dan memiliki tingkat keawetan yang agak rendah. Kayu durian mudah diserang oleh rayap. Permukaan kayu pada kayu durian memiliki sedikit perbedaan jika dibandingkan dengan jenis kayu lain. Permukaan kayu pada kayu durian cenderung berbulu. Meskipun begitu, kayu durian memiliki sifat pengerjaan yang bagus. Kayu ini mudah digergaji atau dipotong dan dapat dibentuk menjadi berbagai macam produk seperti peti pengemasan, papan, perabot rumah, plywood, mebel dengan harga yang murah dan bahan pendukung dalam berbagai konstruksi ringan (kayu harus diawetkan dan tidak bersentuhan dengan tanah).
B.     Sifat – Sifat Fisik Kayu Durian
1.      Berat dan Berat Jenis
Kayu durian tergolong jenis kayu yang relatif ringan karena memiliki tingkat keawetan yang agak rendah. Kayu durian mudah diserang oleh rayap. Dan berat jenis yang dimiliki kayu durian sebagai berikut :
·        Berat jenis Minimum : 0,42
·        Berat jenis Maksimum : 0,91
·        Berat jenis Rata-rata : 0,64
2.      Tingkat Keawetan
Tingkat keawetan  pada kayu durian termasuk sedang dan kelas awet IV-V  serta memiliki Kelas kuat II-III.
3.      Warna
Pohon durian memiliki kulit luar berwarna coklat sampai merah tua, kasar dan mengelupas tidak teratur. Kayu teras berwarna merah, merah jambu/coklat-merah. Kayu gubal berwarna putih dan dapat dibedakan dengan jelas dari kayu teras, tebal sampai 5 cm.
4.      Tekstur
Pohon durian memiliki tekstur kayu yang kasar dan tidak merata
5.      Arah Serat
Arah serat pada kayu durian Lurus dan kadang-kadang berpadu.
6.      Kesan Raba
Kesan raba pada kayu durian Permukaan kayu yang agak licin
7.      Bau dan Rasa
Bau dan rasa merupakan dua sifat yg sulit digambarkan karena masing-masing memilki sifat. Bau dan rasa kayu mudah hilang bila kayu lama tersimpan di udara terbuka. Bau pada kayu durian memiliki bau wangi dan kayu durian memiliki rasa tawar.
8.      Nilai Dekoratif
Kayu ini mudah digergaji atau dipotong dan dapat dibentuk menjadi berbagai macam produk seperti peti pengemasan, papan, perabot rumah, plywood, mebel dengan harga yang murah dan bahan pendukung dalam berbagai konstruksi ringan (kayu harus diawetkan dan tidak bersentuhan dengan tanah).
9.      Sifat Kayu Terhadap Suara
Sifat akustik, yaitu kemampuan untuk meneruskan suara berkaitan erat dengan elastisitas kayu. Tingkat elastisitas kayu durian termasuk tingkat 4 yang menujukkan kayu durian agak lentur dan dapat merambatkan suara.
10.  Sifat Kayu Terhadap Panas
Sifat daya hantar kayu sangat jelek sehingga kayu banyak digunakan untuk membuat barang-barang yang berhubungan langsung dengan sumber panas. Pada kayu durian dapat dijadikan kayu bakar karna tingkat kekerasan kayu durian sedang.
11.  Sifat Kayu Terhadap Listrik.
Pada umumnya kayu merupakan bahan hantar yang jelek untuk aliran listrik. Daya hantar listrik ini dipengaruhi oleh kadar air kayu. Pada kadar air 0 %, kayu akan menjadi bahan sekat listrik yang baik sekali, sebaliknya apabila kayu mengandung air maksimum (kayu basah), maka daya hantarnya boleh dikatakan sama dengan daya hantar air. Pada kayu durian memiliki kadar air yang agak banyak karena memiliki tingkat keawetan yang agak rendah yang mudah menyerap air.



BAB III
KESIMPULAN
Kayu durian berasal dari pohon durian yang tumbuh dan banyak ditemukan di daerah yang beriklim tropis. Secara global, tanaman ini banyak tersebar di beberapa kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Kamboja, dan Laos. Selain di Asia Tenggara, tanaman durian juga banyak tumbuh di India dan Sri Lanka. Khusus di kawasan Asia Tenggara, beberapa negara di kawasan tersebut membudidayakan tanaman durian secara intensif untuk diambil buah dan kayunya. Seperti halnya di Thailand, di negara tersebut, pohon durian dibudidayakan dengan sangat intensif yakni dikelola secara serius dalam bentuk perkebunan.
Pohon penghasil kayu durian ini dapat tumbuh dengan tinggi mencapai 30-50 m, panjang batang bebas cabang 15-30 m, dan diameter batang mencapai 150 cm. Pohon durian memiliki kulit luar berwarna coklat sampai merah tua, kasar dan mengelupas tidak teratur. Pohon durian bercabang banyak. Pohon durian memiliki tajuk berbentuk kerucut.
Pohon durian menghasilkan buah yang memiliki ukuran relatif besar dan berduri tetapi memiliki cita rasa dan aroma yang khas. Buah tersebut dikenal dengan nama buah durian. Buah durian berbentuk lonjong dan memiliki kulit yang berduri. Dan yang terakhir, pohon ini memiliki akar yang kuat yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya erosi. Selain dikenal sebagai penghasil buah, pohon durian juga dikenal sebagai salah satu pohon tropis penghasil kayu, yaitu yang dikenal dengan nama kayu durian. Kayu durian tergolong jenis kayu yang relatif ringan dan memiliki tingkat keawetan yang agak rendah. Kayu durian mudah diserang oleh rayap. Permukaan kayu pada kayu durian memiliki sedikit perbedaan jika dibandingkan dengan jenis kayu lain. Permukaan kayu pada kayu durian cenderung berbulu. Meskipun begitu, kayu durian memiliki sifat pengerjaan yang bagus. Kayu ini mudah digergaji atau dipotong dan dapat dibentuk menjadi berbagai macam produk seperti peti pengemasan, papan, perabot rumah, plywood, mebel dengan harga yang murah dan bahan pendukung dalam berbagai konstruksi ringan (kayu harus diawetkan dan tidak bersentuhan dengan tanah).



DAFTAR PUSTAKA
Diakses pada tanggal 15 April 2015, Pukul 10.00 Wita
Diakses pada tanggal 15 April 2015, Pukul 10.20 Wita
Diakses pada tanggal 15 April 2015, Pukul 10.25 Wita


Tuesday, April 14, 2015

makalah PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM

TUGAS
PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM
Sumber daya alam alternatif yang terbaru

Description: E:\KAMPUS\LAPORAN LENGKAP KIMIA\LOGO BARU.png

Oleh

ALDI SAPUTRA
L 131 13 194








Jurusan Kehutanan
Fakultas Kehutanan

2015

BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang Masalah
Kebutuhan manusia terhadap energi semakin lama semakin meningkat. Energi yang digunakan saat ini berasal dari minyak bumi. Namun, eksploitasi yang berlebihan terhadap minyak bumi mengakibatkan persediaannya semakin menipis. Tuhan menganugrahkan pada manusia akal untuk berfikir. Dengan akal manusia inilah teknologi-teknologi baru ditemukan. Kemajuan teknologi juga telah sampai pada penggunaan energi alternatif sebagai pengganti sumber energi utama yang semakin sedikit jumlahnya . Dengan kemajuan teknologi dan banyaknya temuan baru mengenai energi alternatif, negara kita Indonesia berupaya untuk menggunakan energy alternatif tersebut sebagai sumber listrik ataupun bahan bakar.
Selain itu, sumber energi alternatif akan membatasi konsumsi sumber energi tak terbarukan seperti minyak bumi dan batubara, serta yang paling penting, mengurangi pencemaran lingkungan dan efek negatif pada sumber daya alam seperti air, udara, hutan, dan lain-lain.
Peningkatan penggunaan sumber energi alternatif pun akan menciptakan lapangan kerja baru sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi.
B.     Rumusan Masalah
1.      Pengertian Sumber energi alternatif?
2.      Sebutkan 5 sumber energi alternatif terbarukan?
3.      Sebutkan keuntungan dan kerugian dari masing-masing energi alternatif tersebut?
C.     Tujuan
Mengetahui Sumber daya alternatif yang terbaru dan mengetahui keuntungan dan kerugian dari sumber daya alternatif tersebut.



BAB II
PEMBAHASAN
A.     Pengertian Sumber Daya Alternatif
Energi alternatif adalah istilah yang merujuk kepada semua energi yang dapat digunakan yang bertujuan untuk menggantikan bahan bakar konvensional tanpa akibat yang tidak diharapkan dari hal tersebut. Umumnya, istilah ini digunakan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar hidrokarbon yang mengakibatkan kerusakan lingkungan akibat emisi karbon dioksida yang tinggi, yang berkontribusi besar terhadap pemanasan global berdasarkan Intergovernmental Panel on Climate Change. Selama beberapa tahun, apa yang sebenarnya dimaksud sebagai energi alternatif telah berubah akibat banyaknya pilihan energi yang bisa dipilih yang tujuan yang berbeda dalam penggunaannya.
Istilah "alternatif" merujuk kepada suatu teknologi selain teknologi yang digunakan pada bahan bakar fosil untuk menghasilkan energi. Teknologi alternatif yang digunakan untuk menghasilkan energi dengan mengatasi masalah dan tidak menghasilkan masalah seperti penggunaan bahan bakar fosil.
Oxford Dictionary mendefinisikan energi alternatif sebagai energi yang digunakan bertujuan untuk menghentikan penggunaan sumber daya alam atau pengrusakan lingkungan.
Ada banyak kontroversi tentang istilah ini dan bahkan saat ini definisi sumber energi alternatif sering dihubungkan dengan dua pendapat yang berbeda. Misalnya energi nuklir dianggap oleh beberapa pihak sebagai sumber energi alternatif sementara pihak lainnya mengatakan bahwa hanya sumber-sumber energi terbarukan yang nyata-nyata merupakan sumber energi alternatif. Situasi yang sama terjadi pada tenaga air karena beberapa pihak berpikir bahwa tenaga air merupakan sumber energi tradisional yang sama dengan bahan bakar fosil.
Untuk keluar dari kontroversi, sedapat mungkin kita menyebutkan kata energi alternatif untuk sumber energi alternatif yang paling umum yaitu energi surya, energi angin dan energi panas bumi. Sumber energi alternatif lain termasuk diantaranya adalah biomassa dan hidrogen.
Energi memanglah suatu hal yang sangatlah dibutuhkan dalam kehidupan ini. Rasanya tanpa adanya energi akan sangat sulit sekali bagi manusia untuk hidup, dalam dunia keseharian semuanya kita lakukan menggunakan energi. Contohnya saja kendaraan yang setiap hari kita gunakan, sadarkah anda bahwa kendaraan tersebut juga membutuhkan energi untuk bisa bergerak? Persoalan akan energi semakin hari semakin memburuk, seiring dengan menipisnya persediaan energi bahan bakar minyak maka manusia dituntut agar berfikir lebih keras memikirkan pengganti dari bahan bakar minyak.
Mungkin anda mengira bahwa Bahan Bakar Minyak (BBM) yang saat ini kita gunakan bukanlah jenis energi alternatif. Padahal BBM merupakan jenis energi alternatif. Dahulu manusia menggunakan minyak ikan paus sebagai Bahan Bakar Minyak, bayangkan setiap harinya terdapat ikan-ikan paus mati untuk diambil minyaknya guna sebagai bahan bakar. Seiring dengan berkembangnya waktu akhirnya manusia mampu menemukan energi alternatif minyak ikan paus, yakni minyak dari fosil. Akhirnya minyak ikan paus digantikan dengan minyak fosil. Akhir-akhir ini minyak dari fosil mulai menipis, dan akhirnya ditemukan lagi energi alternatif lain contohnya saja energi matahari.
B.     Macam-macam sumber daya alternatif
Adapun macam-macam sumber daya alternatif antara lain :
1.      Energi Biodiesel
Biodiesel merupakan bahan cair yang diformulasikan khusus untuk mesin diesel yang terbuat dari minyak nabati (bio-oil). Pemakaiannya tidak memerlukan modifikasi mesin dieselnya. Dengan komposisi campuran 5-20%, berbagai kendaraan mulai dari truk, bus, traktor, hingga mesin-mesin industri dapat menggunakan biodiesel ini. Biodiesel dapat dihasilkan dari tanaman yang mengandung asam lemak seperti kelapa sawit, jarak pagar, kelapa, sirsak, srikaya, dan kapuk. Biodiesel selain ramah lingkungan, harganya juga sangat murah. Biodiesel diprediksi dapat menggantikan posisi minyak bumi yang harganya mahal dan semakin langka.
2.      Energi Pasang Surut (Tidal Energy)
Pasang surut menggerakkan air dalam jumlah besar setiap harinya dan pemanfaatannya dapat menghasilkan energi dalam jumlah yang cukup besar. Dalam sehari bisa terjadi hingga dua kali siklus pasang surut. Oleh karena waktu siklus bisa diperkirakan (kurang lebih setiap 12,5 jam sekali), suplai listriknya pun relatif lebih dapat diandalkan daripada pembangkit listrik bertenaga ombak.
3.      Energi Air
Energi air dapat digunakan dalam bentuk gerak atau perbedaan suhu. Karena air ribuan kali lebih berat dari udara, maka aliran air yang pelan pun dapat menghasilkan sejumlah energi yang besar. Tenaga air yang memanfaatkan gerakan air biasanya didapat dari sungai yang dibendung. Pada bagian bawah dam tersebut terdapat lubang-lubang saluran air. Pada lubang-lubang tersebut terdapat turbin yang berfungsi mengubah energi kinetik dari gerakan air menjadi energi mekanik yang dapat menggerakan generator listrik. Energi listrik yang berasal dari energi kinetik air disebut "hydroelectric". Hydroelectric ini menyumbang sekitar 715.000 MW atau sekitar 19% kebutuhan listrik dunia. Selain sebagai PLTA, air juga bermanfaan untuk sarana transportasi, sarana wisata/rekreasi, dan sarana irigasi/pengairan.
4.      Energi Matahari
Matahari merupakan sumber energi yang tak habis-habisnya. Hidup kita di dunia ini hampir sepenuhnya berkat energi matahari, karena apa yang kita makan itu sebenarnya energinya berasal dari Matahari yang tersimpan dalam tumbuhan maupun hewan. Selain itu, berbagai jenis energi baik yang terbarukan maupun tak-terbarukan merupakan bentuk turunan dari energi matahari, baik secara langsung maupun tidak langsung.
5.      Energi Biogas
Biogas merupakan gas campuran metana (CH4), karbondioksida (CO2) dan gas lainnya yang didapat dari hasil penguraian material organik seperti kotoran hewan, kotoran manusia, dan tumbuhan oleh bakteri pengurai metanogen pada sebuah biodigester. Cara membuat biogas yaitu bahan dasar proses pembusukan atau penguraian (sisa-sisa jasad hidup, misalnya sampah pertanian seperti batang pohon jagung, jerami, sisa ampas kelapa, enceng gondok, akasia, dan sebagainya) dicampur dengan bahan yang mengandung bakteri pengurai (misalnya kotoran kerbau atau sapi). Kemudia kedua bahan itu diaduk bersama air. Proses penguraian berjalan optimal pada temperatur 35-37ยบ C. Adonan itu tidak boleh terlalu asam suifatnya, tetapi harus netral. Prosesnya harus dilakukan dalam keadaan tertutup rapat dan tidak boleh kemasukan udara. Adonan tadi ditaruh dalam suatu bejana dan diletakkan dalam tanah.
C.     Keuntungan dan kerugian Sumber daya alternatif
1.      Biodiesel
Keuntungan:
a.       Dihasilkan dari sumber daya energi terbarukan dan ketersediaan bahan bakunya terjamin.
b.      Cetane number tinggi (bilangan yang menunjukkan ukuran baik tidaknya kualitas solar berdasar sifat kecepatan bakar dalam ruang bakar mesin)
c.       Viskositas tinggi sehingga mempunyai sifat pelumasan yang lebih baik daripada solar sehingga memperpanjang umur pakai mesin
d.      Dapat diproduksi secara lokal
e.       Mempunyai kandungan sulfur yang rendah
f.        Menurunkan tingkat opasiti asap
g.       Menurunkan emisi gas buang
h.       Pencampuran biodiesel dengan petroleum diesel dapat meningkatkan biodegradibility petroleum diesel sampai 500 %.
Kerugian:
a.       Kandungan energi bio diesel diketahui 11 persen lebih kecil dari bahan bakar diesel yang berbasis minyak bumi. Ini berarti kapasitas pembangkit listrik dari mesin yang Anda gunakan akan menurun jauh ketika menggunakan Bio Diesel.
b.      Kelemahan kedua yang terdapat pada Bio Diesel adalah memiliki kualitas oksidasi yang buruk sehingga Bio Diesel dapat menyebabkan beberapa masalah masalah serius ketika disimpan. Bila disimpan untuk waktu yang lebih lama, Bio Diesel cenderung berubah menjadi gel (lihat minyak goreng yang disimpan di kulkas), yang dapat menyebabkan penyumbatan berbagai komponen mesin.
c.       Bio Diesel ini juga dapat mengakibatkan pertumbuhan mikroba, sehingga menyebabkan beberapa kerusakan pada mesin.
d.      Selain itu dampak paling serius yang dihadapi dengan penggunaan Bio Diesel adalah kelangkaan pangan akibat dialihkannya tanaman yang biasa dikonsumsi untuk dijadikan bahan bakar. Tanaman seperti tebu, jagung, kelapa sawit dan beberapa jenis komoditas lainnya cenderung mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan akibat dijadikan Bio diesel.
2.      Pembangkit listrik energi pasang surut
Keuntungan:
a.       Setelah dibangun, energi pasang surut dapat diperoleh secara gratis.
b.      Tidak menghasilkan gas rumah kaca ataupun limbah lainnya.
c.       Tidak membutuhkan bahan bakar.
d.      Biaya operasi rendah.
e.       Produksi listrik stabil.
f.        Pasang surut air laut dapat diprediksi.
g.       Turbin lepas pantai memiliki biaya instalasi rendah dan tidak menimbulkan dampak lingkungan yang besar.
Kerugian:
a.       Sebuah dam yang menutupi muara sungai memiliki biaya pembangunan yang sangat mahal, dan meliputi area yang sangat luas sehingga merubah ekosistem lingkungan baik ke arah hulu maupun hilir hingga berkilo-kilometer.
b.      Hanya dapat mensuplai energi kurang lebih 10 jam setiap harinya, ketika ombak bergerak masuk ataupun keluar.
3.      Hidroelektrisitas
Keuntungan:
Hydroelektrisitas adalah satu bentuk tenaga hidrodigunakan untuk memproduksi listrik .Kebanyakan tenaga hidroelektrik berasal darienergi potensialdari air yang dibendung dan menggerakkanturbin air dangenerator. Bentuk yang kurang umum adalah memanfaatkanenergi kinetik seperti tenaga  ombak. Selain untuk pembangkitan listrik,hydroelektrik sangat cocok untuk mendukung kegiatan pertanian dan perikanan,seperti untuk keperluan irigasi, aerasi tambak ikan, dan sebagainya. Selain itu Tidak ada bahan bakar yang dibutuhkan. Biaya listrik yang konstan. Tidak ada polusi udara dibuat.
Kerugian:
a.       Bendungan sangat mahal untuk membangun dan harus dibangun dengan standar yang tinggi.
b.      Tingginya biaya konstruksi bendungan berarti bahwa mereka harus beroperasi selama beberapa dekade menjadi menguntungkan.
c.       Banjir areal tanah berarti bahwa lingkungan alam ini hancur.
d.      Masyarakat yang tinggal di desa-desa dan kota-kota yang berada dilembah yang akan banjir, harus pindah. Ini berarti bahwa mereka kehilangan tanah pertanian mereka dan bisnis.
e.       Pembangunan bendungan besar dapat menyebabkan kerusakan geologi serius. Sebagai contoh, pembangunan Bendungan Hoover diAmerika Serikat memicu sejumlah gempa bumi dan telah tertekan permukaan bumi di lokasinya.
f.        Meskipun perencanaan modern dan desain bendungan yang baik,di bendungan lama terakhir telah diketahui melanggar. Hal ini mengakibatkan kematian dan banjir.
g.       Bendungan dibangun menghalangi kemajuan sungai di satu negara biasanya berarti bahwa pasokan air dari sungai yang sama di negara berikut ini di luar kendali mereka. Hal ini dapat menyebabkan masalah serius antara negara-negara tetangga.
h.       Hydro pembangkit listrik bisa dipengaruhi oleh kekeringan. Bila air tidak tersedia, pembangkit listrik tenaga air tidak bisa menghasilkan listrik.
4.      Pembangkit listrik Tenaga surya
Keuntungan:
a.       Energi yang terbarukan/ tidak pernah habis
b.      Bersih, ramah lingkungan
c.       Umur panel sel surya panjang/ investasi jangka panjang
d.      Praktis, tidak memerlukan perawatan
e.       Sangat cocok untuk daerah tropis seperti Indonesia
f.        Solar panel sebagai komponen penting pembangkit listrik tenaga surya, mengubah sinar matahari menjadi tenaga listrik. Umumnya kita menghitung maksimun sinar matahari yang diubah menjadi tenaga listrik sepanjang hari adalah 5 jam. Tenaga listrik pada pagi – sore disimpan dalam baterai, sehingga listrik dapat digunakan pada malam hari, dimana tanpa sinar matahari.
g.       Instalasi solar panel pembangkit listrik tenaga surya adalah ramah lingkungan, dan sangat menjanjikan. Sebagai salah satu alternatif untuk menggantikan pembangkit listrik menggunakan uap (dengan minyak dan batubara). Perkembangan teknologi dalam membuat solar panel yang lebih baik dari tingkat efisiensi, pembuatan aki yang tahan lama, dan pembuatan alat elektronik yang dapat menggunakan Direct Current.
Kerugian:
Pada saat ini penggunaan tenaga matahari (solar panel) masih dirasakan mahal karena tidak adanya subsidi. Listrik yang kita gunakan saat ini sebenarnya adalah listrik bersubsidi. Bayangkan pengusahaan/ penambangan minyak tanah, batubara (yang merusak lingkungan), pembuatan pembangkit tenaga listrik uap, distribusi tenaga listrik, yang semuanya dibangun dengan biaya besar.
5.      Biogas
Keuntungan:
Biogas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik sangat populer digunakan untuk mengolah limbah biodegradable karena bahan bakar dapat dihasilkan sambil menghancurkan bakteri patogen dan sekaligus mengurangi volume limbah buangan. Metana dalam biogas, bila terbakar akan relatif lebih bersih daripada batu bara, dan menghasilkan energi yang lebih besar dengan emisi karbon dioksida yang lebih sedikit. Pemanfaatan biogas memegang peranan penting dalam manajemen limbah karena metana merupakan gas rumah kaca yang lebih berbahaya dalam pemanasan global bila dibandingkan dengan karbon dioksida. Karbon dalam biogas merupakan karbon yang diambil dari atmosfer oleh fotosintesis tanaman, sehingga bila dilepaskan lagi ke atmosfer tidak akan menambah jumlah karbon diatmosfer bila dibandingkan dengan pembakaran bahan bakar fosil. Saat ini, banyak negara maju meningkatkan penggunaan biogas yang dihasilkan baik dari limbah cair maupun limbah padat atau yang dihasilkan dari sistem pengolahan biologi mekanis pada tempat pengolahan limbah.
Kerugian:
Kadang-kadang timbul kebocoran, karena porositas dan retak-retak, tekanan gasnya berubah-ubah karena tidak ada katup tekanan. Konstruksi pada drum agak rumit. Biasanya drum terbuat dari logam (besi), sehingga mudah berkarat, akibatnya pada bagian ini tidak begitu awet (sering diganti). Bahkan jika digesternya juga terbuat dari drum logam (besi), digeseter tipe ini tidak begitu awet.



BAB III
KESIMPULAN
Energi alternatif adalah istilah yang merujuk kepada semua energi yang dapat digunakan yang bertujuan untuk menggantikan bahan bakar konvensional tanpa akibat yang tidak diharapkan dari hal tersebut.
Macam – macam sumber daya alternatif seperti Energi Biodiesel, Energi Pasang Surut (Tidal Energy), Energi Air, Energi Matahari, Energi Biogas
Istilah "alternatif" merujuk kepada suatu teknologi selain teknologi yang digunakan pada bahan bakar fosil untuk menghasilkan energi. Teknologi alternatif yang digunakan untuk menghasilkan energi dengan mengatasi masalah dan tidak menghasilkan masalah seperti penggunaan bahan bakar fosil.





DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2014. Makalah energi alternatif, Tersedia : http://furotul29.blogspot.com

Anonim. 2013. Macam-macam Energi Alternatif dan Contohnya, [Online]. Tersedia: http://www.miung.com.