Wednesday, April 15, 2015

MAKALAH Sifat – Sifat Fisik Kayu Durian

MAKALAH
SIFAT FISIK DAN KIMIA KAYU
Sifat – Sifat Fisik Kayu Durian


Description: C:\Users\ALDI SAPUTRA&WAHYUNI\Documents\LOGO BARU.png




Oleh :

Aldi Saputra
L131 13 194










JURUSAN KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS TADULAKO
2015
BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar belakang
Kayu durian berasal dari pohon durian yang tumbuh dan banyak ditemukan di daerah yang beriklim tropis. Secara global, tanaman ini banyak tersebar di beberapa kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Kamboja, dan Laos.
Negara-negara di kawasan Asia tenggara memiliki kondisi iklim dan curah hujan yang cocok dan sangat mendukung bagi pertumbuhan tanaman durian. Dan untuk di Indonesia, tanaman yang termasuk ke dalam famili Bombaceae dan memiliki nama botani Durio sp, Coelostegia sp, Neesia sp ini memiliki daerah persebaran yang merata hampir di seluruh daerah di Indonesia. Sedangkan di filipina, ada daerah yang menjadi pusat penghasil durian, yaitu daerah Davao di pulau Mindanao. Bahkan di Davao City, kabarnya setiap tahun diadakan festival Kadayawan yaitu perayaan tahunan untuk durian.

B.     Rumusan Masalah
1.      Deskripsi Pohon durian
2.      Sifat – sifat fisik kayu durian ?

C.     Tujuan
Mengetahui sifat-sifat fisik kayu durian seperti berat dan berat jenis kayu, tingkat keawetan, warna, tekstur, arah serat, kesan raba, bau dan rasa, nilai dekoratif, sifat fisik terhadap suara, sifat fisik terhadap panas, dan sifat fisik terhadap listrik.



BAB II
PEMBAHASAN
A.     Pohon Durian.
Kayu durian berasal dari pohon durian yang tumbuh dan banyak ditemukan di daerah yang beriklim tropis. Secara global, tanaman ini banyak tersebar di beberapa kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Kamboja, dan Laos. Selain di Asia Tenggara, tanaman durian juga banyak tumbuh di India dan Sri Lanka. Khusus di kawasan Asia Tenggara, beberapa negara di kawasan tersebut membudidayakan tanaman durian secara intensif untuk diambil buah dan kayunya. Seperti halnya di Thailand, di negara tersebut, pohon durian dibudidayakan dengan sangat intensif yakni dikelola secara serius dalam bentuk perkebunan.
Negara-negara di kawasan Asia tenggara memiliki kondisi iklim dan curah hujan yang cocok dan sangat mendukung bagi pertumbuhan tanaman durian. Dan untuk di Indonesia, tanaman yang termasuk ke dalam famili Bombaceae dan memiliki nama botani Durio sp, Coelostegia sp, Neesia sp ini memiliki daerah persebaran yang merata hampir di seluruh daerah di Indonesia. Sedangkan di filipina, ada daerah yang menjadi pusat penghasil durian, yaitu daerah Davao di pulau Mindanao. Bahkan di Davao City, kabarnya setiap tahun diadakan festival Kadayawan yaitu perayaan tahunan untuk durian.
Pohon penghasil kayu durian ini dapat tumbuh dengan tinggi mencapai 30-50 m, panjang batang bebas cabang 15-30 m, dan diameter batang mencapai 150 cm. Pohon durian memiliki kulit luar berwarna coklat sampai merah tua, kasar dan mengelupas tidak teratur. Pohon durian bercabang banyak. Pohon durian memiliki tajuk berbentuk kerucut.
Pohon durian menghasilkan buah yang memiliki ukuran relatif besar dan berduri tetapi memiliki cita rasa dan aroma yang khas. Buah tersebut dikenal dengan nama buah durian. Buah durian berbentuk lonjong dan memiliki kulit yang berduri. Dan yang terakhir, pohon ini memiliki akar yang kuat yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya erosi. Selain dikenal sebagai penghasil buah, pohon durian juga dikenal sebagai salah satu pohon tropis penghasil kayu, yaitu yang dikenal dengan nama kayu durian. Kayu durian tergolong jenis kayu yang relatif ringan dan memiliki tingkat keawetan yang agak rendah. Kayu durian mudah diserang oleh rayap. Permukaan kayu pada kayu durian memiliki sedikit perbedaan jika dibandingkan dengan jenis kayu lain. Permukaan kayu pada kayu durian cenderung berbulu. Meskipun begitu, kayu durian memiliki sifat pengerjaan yang bagus. Kayu ini mudah digergaji atau dipotong dan dapat dibentuk menjadi berbagai macam produk seperti peti pengemasan, papan, perabot rumah, plywood, mebel dengan harga yang murah dan bahan pendukung dalam berbagai konstruksi ringan (kayu harus diawetkan dan tidak bersentuhan dengan tanah).
B.     Sifat – Sifat Fisik Kayu Durian
1.      Berat dan Berat Jenis
Kayu durian tergolong jenis kayu yang relatif ringan karena memiliki tingkat keawetan yang agak rendah. Kayu durian mudah diserang oleh rayap. Dan berat jenis yang dimiliki kayu durian sebagai berikut :
·        Berat jenis Minimum : 0,42
·        Berat jenis Maksimum : 0,91
·        Berat jenis Rata-rata : 0,64
2.      Tingkat Keawetan
Tingkat keawetan  pada kayu durian termasuk sedang dan kelas awet IV-V  serta memiliki Kelas kuat II-III.
3.      Warna
Pohon durian memiliki kulit luar berwarna coklat sampai merah tua, kasar dan mengelupas tidak teratur. Kayu teras berwarna merah, merah jambu/coklat-merah. Kayu gubal berwarna putih dan dapat dibedakan dengan jelas dari kayu teras, tebal sampai 5 cm.
4.      Tekstur
Pohon durian memiliki tekstur kayu yang kasar dan tidak merata
5.      Arah Serat
Arah serat pada kayu durian Lurus dan kadang-kadang berpadu.
6.      Kesan Raba
Kesan raba pada kayu durian Permukaan kayu yang agak licin
7.      Bau dan Rasa
Bau dan rasa merupakan dua sifat yg sulit digambarkan karena masing-masing memilki sifat. Bau dan rasa kayu mudah hilang bila kayu lama tersimpan di udara terbuka. Bau pada kayu durian memiliki bau wangi dan kayu durian memiliki rasa tawar.
8.      Nilai Dekoratif
Kayu ini mudah digergaji atau dipotong dan dapat dibentuk menjadi berbagai macam produk seperti peti pengemasan, papan, perabot rumah, plywood, mebel dengan harga yang murah dan bahan pendukung dalam berbagai konstruksi ringan (kayu harus diawetkan dan tidak bersentuhan dengan tanah).
9.      Sifat Kayu Terhadap Suara
Sifat akustik, yaitu kemampuan untuk meneruskan suara berkaitan erat dengan elastisitas kayu. Tingkat elastisitas kayu durian termasuk tingkat 4 yang menujukkan kayu durian agak lentur dan dapat merambatkan suara.
10.  Sifat Kayu Terhadap Panas
Sifat daya hantar kayu sangat jelek sehingga kayu banyak digunakan untuk membuat barang-barang yang berhubungan langsung dengan sumber panas. Pada kayu durian dapat dijadikan kayu bakar karna tingkat kekerasan kayu durian sedang.
11.  Sifat Kayu Terhadap Listrik.
Pada umumnya kayu merupakan bahan hantar yang jelek untuk aliran listrik. Daya hantar listrik ini dipengaruhi oleh kadar air kayu. Pada kadar air 0 %, kayu akan menjadi bahan sekat listrik yang baik sekali, sebaliknya apabila kayu mengandung air maksimum (kayu basah), maka daya hantarnya boleh dikatakan sama dengan daya hantar air. Pada kayu durian memiliki kadar air yang agak banyak karena memiliki tingkat keawetan yang agak rendah yang mudah menyerap air.



BAB III
KESIMPULAN
Kayu durian berasal dari pohon durian yang tumbuh dan banyak ditemukan di daerah yang beriklim tropis. Secara global, tanaman ini banyak tersebar di beberapa kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Kamboja, dan Laos. Selain di Asia Tenggara, tanaman durian juga banyak tumbuh di India dan Sri Lanka. Khusus di kawasan Asia Tenggara, beberapa negara di kawasan tersebut membudidayakan tanaman durian secara intensif untuk diambil buah dan kayunya. Seperti halnya di Thailand, di negara tersebut, pohon durian dibudidayakan dengan sangat intensif yakni dikelola secara serius dalam bentuk perkebunan.
Pohon penghasil kayu durian ini dapat tumbuh dengan tinggi mencapai 30-50 m, panjang batang bebas cabang 15-30 m, dan diameter batang mencapai 150 cm. Pohon durian memiliki kulit luar berwarna coklat sampai merah tua, kasar dan mengelupas tidak teratur. Pohon durian bercabang banyak. Pohon durian memiliki tajuk berbentuk kerucut.
Pohon durian menghasilkan buah yang memiliki ukuran relatif besar dan berduri tetapi memiliki cita rasa dan aroma yang khas. Buah tersebut dikenal dengan nama buah durian. Buah durian berbentuk lonjong dan memiliki kulit yang berduri. Dan yang terakhir, pohon ini memiliki akar yang kuat yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya erosi. Selain dikenal sebagai penghasil buah, pohon durian juga dikenal sebagai salah satu pohon tropis penghasil kayu, yaitu yang dikenal dengan nama kayu durian. Kayu durian tergolong jenis kayu yang relatif ringan dan memiliki tingkat keawetan yang agak rendah. Kayu durian mudah diserang oleh rayap. Permukaan kayu pada kayu durian memiliki sedikit perbedaan jika dibandingkan dengan jenis kayu lain. Permukaan kayu pada kayu durian cenderung berbulu. Meskipun begitu, kayu durian memiliki sifat pengerjaan yang bagus. Kayu ini mudah digergaji atau dipotong dan dapat dibentuk menjadi berbagai macam produk seperti peti pengemasan, papan, perabot rumah, plywood, mebel dengan harga yang murah dan bahan pendukung dalam berbagai konstruksi ringan (kayu harus diawetkan dan tidak bersentuhan dengan tanah).



DAFTAR PUSTAKA
Diakses pada tanggal 15 April 2015, Pukul 10.00 Wita
Diakses pada tanggal 15 April 2015, Pukul 10.20 Wita
Diakses pada tanggal 15 April 2015, Pukul 10.25 Wita


No comments: