MAKALAH
SIFAT FISIK DAN
KIMIA KAYU
Sifat –
Sifat Fisik Kayu Durian

Oleh :
Aldi Saputra
L131 13 194
JURUSAN
KEHUTANAN
FAKULTAS
KEHUTANAN
UNIVERSITAS
TADULAKO
2015
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar belakang
Kayu durian berasal dari pohon durian yang tumbuh
dan banyak ditemukan di daerah yang beriklim tropis. Secara global, tanaman ini
banyak tersebar di beberapa kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand,
Filipina, Malaysia, Kamboja, dan Laos.
Negara-negara di kawasan Asia tenggara memiliki
kondisi iklim dan curah hujan yang cocok dan sangat mendukung bagi pertumbuhan
tanaman durian. Dan untuk di Indonesia, tanaman yang termasuk ke dalam famili
Bombaceae dan memiliki nama botani Durio sp, Coelostegia sp, Neesia sp ini
memiliki daerah persebaran yang merata hampir di seluruh daerah di Indonesia.
Sedangkan di filipina, ada daerah yang menjadi pusat penghasil durian, yaitu
daerah Davao di pulau Mindanao. Bahkan di Davao City, kabarnya setiap tahun
diadakan festival Kadayawan yaitu perayaan tahunan untuk durian.
B. Rumusan Masalah
1. Deskripsi Pohon durian
2. Sifat – sifat fisik kayu durian ?
C. Tujuan
Mengetahui sifat-sifat fisik kayu durian
seperti berat dan berat jenis kayu, tingkat keawetan, warna, tekstur, arah
serat, kesan raba, bau dan rasa, nilai dekoratif, sifat fisik terhadap suara,
sifat fisik terhadap panas, dan sifat fisik terhadap listrik.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pohon Durian.
Kayu durian berasal dari pohon durian
yang tumbuh dan banyak ditemukan di daerah yang beriklim tropis. Secara global,
tanaman ini banyak tersebar di beberapa kawasan Asia Tenggara seperti
Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Kamboja, dan Laos. Selain di Asia
Tenggara, tanaman durian juga banyak tumbuh di India dan Sri Lanka. Khusus di
kawasan Asia Tenggara, beberapa negara di kawasan tersebut membudidayakan
tanaman durian secara intensif untuk diambil buah dan kayunya. Seperti halnya
di Thailand, di negara tersebut, pohon durian dibudidayakan dengan sangat
intensif yakni dikelola secara serius dalam bentuk perkebunan.
Negara-negara di kawasan Asia tenggara
memiliki kondisi iklim dan curah hujan yang cocok dan sangat mendukung bagi
pertumbuhan tanaman durian. Dan untuk di Indonesia, tanaman yang termasuk ke
dalam famili Bombaceae dan memiliki nama botani Durio sp, Coelostegia sp,
Neesia sp ini memiliki daerah persebaran yang merata hampir di seluruh daerah
di Indonesia. Sedangkan di filipina, ada daerah yang menjadi pusat penghasil
durian, yaitu daerah Davao di pulau Mindanao. Bahkan di Davao City, kabarnya
setiap tahun diadakan festival Kadayawan yaitu perayaan tahunan untuk durian.
Pohon penghasil kayu durian ini dapat
tumbuh dengan tinggi mencapai 30-50 m, panjang batang bebas cabang 15-30 m, dan
diameter batang mencapai 150 cm. Pohon durian memiliki kulit luar berwarna
coklat sampai merah tua, kasar dan mengelupas tidak teratur. Pohon durian
bercabang banyak. Pohon durian memiliki tajuk berbentuk kerucut.
Pohon durian menghasilkan buah yang
memiliki ukuran relatif besar dan berduri tetapi memiliki cita rasa dan aroma
yang khas. Buah tersebut dikenal dengan nama buah durian. Buah durian berbentuk
lonjong dan memiliki kulit yang berduri. Dan yang terakhir, pohon ini memiliki
akar yang kuat yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya erosi. Selain
dikenal sebagai penghasil buah, pohon durian juga dikenal sebagai salah satu
pohon tropis penghasil kayu, yaitu yang dikenal dengan nama kayu durian. Kayu durian
tergolong jenis kayu yang relatif ringan dan memiliki tingkat keawetan yang
agak rendah. Kayu durian mudah diserang oleh rayap. Permukaan kayu pada kayu
durian memiliki sedikit perbedaan jika dibandingkan dengan jenis kayu lain.
Permukaan kayu pada kayu durian cenderung berbulu. Meskipun begitu, kayu durian
memiliki sifat pengerjaan yang bagus. Kayu ini mudah digergaji atau dipotong
dan dapat dibentuk menjadi berbagai macam produk seperti peti pengemasan,
papan, perabot rumah, plywood, mebel dengan harga yang murah dan bahan
pendukung dalam berbagai konstruksi ringan (kayu harus diawetkan dan tidak
bersentuhan dengan tanah).
B.
Sifat – Sifat Fisik
Kayu Durian
1.
Berat dan Berat
Jenis
Kayu durian tergolong
jenis kayu yang relatif ringan karena memiliki tingkat keawetan yang agak
rendah. Kayu durian mudah diserang oleh rayap. Dan berat jenis yang dimiliki
kayu durian sebagai berikut :
·
Berat jenis Minimum
: 0,42
·
Berat jenis Maksimum
: 0,91
·
Berat jenis Rata-rata
: 0,64
2.
Tingkat Keawetan
Tingkat keawetan pada kayu durian termasuk sedang dan kelas
awet IV-V serta memiliki Kelas kuat
II-III.
3.
Warna
Pohon durian memiliki
kulit luar berwarna coklat sampai merah tua, kasar dan mengelupas tidak
teratur. Kayu teras berwarna merah, merah jambu/coklat-merah. Kayu gubal berwarna
putih dan dapat dibedakan dengan jelas dari kayu teras, tebal sampai 5 cm.
4.
Tekstur
Pohon durian memiliki
tekstur kayu yang kasar dan tidak merata
5.
Arah Serat
Arah serat pada kayu
durian Lurus dan kadang-kadang berpadu.
6.
Kesan Raba
Kesan raba pada kayu
durian Permukaan kayu yang agak licin
7.
Bau dan Rasa
Bau dan rasa merupakan
dua sifat yg sulit digambarkan karena masing-masing memilki sifat. Bau dan rasa
kayu mudah hilang bila kayu lama tersimpan di udara terbuka. Bau pada kayu durian
memiliki bau wangi dan kayu durian memiliki rasa tawar.
8.
Nilai Dekoratif
Kayu ini mudah
digergaji atau dipotong dan dapat dibentuk menjadi berbagai macam produk
seperti peti pengemasan, papan, perabot rumah, plywood, mebel dengan harga yang
murah dan bahan pendukung dalam berbagai konstruksi ringan (kayu harus
diawetkan dan tidak bersentuhan dengan tanah).
9.
Sifat Kayu
Terhadap Suara
Sifat akustik, yaitu
kemampuan untuk meneruskan suara berkaitan erat dengan elastisitas kayu.
Tingkat elastisitas kayu durian termasuk tingkat 4 yang menujukkan kayu durian
agak lentur dan dapat merambatkan suara.
10. Sifat Kayu Terhadap Panas
Sifat daya hantar kayu
sangat jelek sehingga kayu banyak digunakan untuk membuat barang-barang yang
berhubungan langsung dengan sumber panas. Pada kayu durian dapat dijadikan kayu
bakar karna tingkat kekerasan kayu durian sedang.
11. Sifat Kayu Terhadap Listrik.
Pada umumnya kayu
merupakan bahan hantar yang jelek untuk aliran listrik. Daya hantar listrik ini
dipengaruhi oleh kadar air kayu. Pada kadar air 0 %, kayu akan menjadi bahan
sekat listrik yang baik sekali, sebaliknya apabila kayu mengandung air maksimum
(kayu basah), maka daya hantarnya boleh dikatakan sama dengan daya hantar air.
Pada kayu durian memiliki kadar air yang agak banyak karena memiliki tingkat
keawetan yang agak rendah yang mudah menyerap air.
BAB III
KESIMPULAN
Kayu
durian berasal dari pohon durian yang tumbuh dan banyak ditemukan di daerah
yang beriklim tropis. Secara global, tanaman ini banyak tersebar di beberapa
kawasan Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, Kamboja,
dan Laos. Selain di Asia Tenggara, tanaman durian juga banyak tumbuh di India
dan Sri Lanka. Khusus di kawasan Asia Tenggara, beberapa negara di kawasan
tersebut membudidayakan tanaman durian secara intensif untuk diambil buah dan
kayunya. Seperti halnya di Thailand, di negara tersebut, pohon durian
dibudidayakan dengan sangat intensif yakni dikelola secara serius dalam bentuk
perkebunan.
Pohon penghasil kayu durian ini dapat
tumbuh dengan tinggi mencapai 30-50 m, panjang batang bebas cabang 15-30 m, dan
diameter batang mencapai 150 cm. Pohon durian memiliki kulit luar berwarna
coklat sampai merah tua, kasar dan mengelupas tidak teratur. Pohon durian
bercabang banyak. Pohon durian memiliki tajuk berbentuk kerucut.
Pohon durian menghasilkan buah yang
memiliki ukuran relatif besar dan berduri tetapi memiliki cita rasa dan aroma
yang khas. Buah tersebut dikenal dengan nama buah durian. Buah durian berbentuk
lonjong dan memiliki kulit yang berduri. Dan yang terakhir, pohon ini memiliki
akar yang kuat yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya erosi. Selain
dikenal sebagai penghasil buah, pohon durian juga dikenal sebagai salah satu
pohon tropis penghasil kayu, yaitu yang dikenal dengan nama kayu durian. Kayu
durian tergolong jenis kayu yang relatif ringan dan memiliki tingkat keawetan
yang agak rendah. Kayu durian mudah diserang oleh rayap. Permukaan kayu pada
kayu durian memiliki sedikit perbedaan jika dibandingkan dengan jenis kayu
lain. Permukaan kayu pada kayu durian cenderung berbulu. Meskipun begitu, kayu
durian memiliki sifat pengerjaan yang bagus. Kayu ini mudah digergaji atau
dipotong dan dapat dibentuk menjadi berbagai macam produk seperti peti
pengemasan, papan, perabot rumah, plywood, mebel dengan harga yang murah dan
bahan pendukung dalam berbagai konstruksi ringan (kayu harus diawetkan dan
tidak bersentuhan dengan tanah).
DAFTAR PUSTAKA
Diakses pada tanggal 15 April 2015, Pukul 10.00 Wita
Diakses pada tanggal 15 April 2015, Pukul 10.20 Wita
Diakses pada tanggal 15 April 2015, Pukul 10.25 Wita
No comments:
Post a Comment